6 Tips Agar Stamina Fit Saat Hamil

Sponsored Link :

Selamat datang di Aylacream.Com dapatkan info seputar cara memutihkan wajah, menghilangkan jerawat dan komedo, mencegah rambut rontok, mengecilkan perut, dll.

6 Tips Agar Stamina Fit Saat Hamil

Selama kehamilan, kondisi kesehatan ibu hamil bisa saja menurun disbanding saat sebelum hamil. Untuk itu, ibu hamil harus pintar-pintar menjaga stamina tubuhnya sebab kesehatan ibu hamil akan berpengaruh terhadap kesehatan janin dalam kandungan. Berikut ini beberapa tips agar stamina ibu hamil tetap terjaga sampai saat persalinan:

Menjaga Asupan Makanan

Saat hamil, janin di dalam kandungan memperoleh asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi oleh ibunya. Oleh sebab itu ibu hamil memerlukan makanan 4 sehat 5 sempurna dan bergizi seimbang selama kehamilan. Sebab, makanan yang tidak memenuhi gizi seimbang pada ibu hamil dapat menyebabkan janin di dalam kandungan mengalami gangguan pertumbuhan, mengganggu proses kelancaran persalinan dan tentunya mengganggu kesehatan ibu hamil sendiri. Selain itu, hindari asupan karbohidrat dan lemak yang berlebihan untuk menghindari makrosomia (bayi lahir besar).

Kebutuhan Cairan

Selama kehamilan – terutama pada trimester terakhir, tekanan uterus (rahim) ke kandung kemih meningkatkan dorongan untuk sering buang air kecil (BAK). Agar ibu hamil tidak kekurangan cairan dan terhindar dari dehidrasi, sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi air putih minimal 2 liter per hari.

Beraktivitas Normal

Meski selama kehamilan ibu hamil cenderung cepat lelah, bukan berarti ibu hamil hanya bermalas-malasan. Akan lebih baik jika ibu hamil tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Terutama memasuki usia kehamilan 36 minggu, ibu hamil dianjurkan untuk sering melakukan gerakan seperti sujud atau mengepel lantai. Gerakan seperti bersujud dapat membantu kelancaran proses persalinan sehingga nantinya ibu hamil bisa melahirkan secara normal.

Istirahat Yang Cukup

Selama proses kehamilan, ibu hamil biasanya sering merasa lelah sebab di dalam perut ibu hamil terdapat janin. Supaya ibu hamil tidak cepat lelah, sebaiknya istirahat cukup selama 8 sampai 12 jam. Jika ada waktu luang sebaiknya ibu hamil dapat tidur siang selama 1 atau 2 jam.

Olahraga Berenang

Jika ada waktu luang dan ibu hamil ingin melakukan olahraga sebaiknya jangan melalkukan olahraga yang sifatnya high impact, seperti angkat beban dan lain-lain yang dapat menguras tenaga ibu hamil. Olahraga yang baik selama kehamilan adalah berenang. Olahraga ini sangat disarankan untuk ibu hamil sebab bila dibandingkan olahraga lain, berenang minim risiko cedera tulang, sendi dan otot. Pasalnya, ketika berada di air tubuh ibu hamil akan ditopang air yang memiliki daya dorong ke atas, bagian tubuh saat berada di dalam air jauh lebih ringan daripada di darat.

Sementara jika ibu hamil ingin melakukan olahraga jalan kaki atau jogging, sebaiknya dilakukan setelah usia kehamilan diatas 7 bulan dimana pada usia kehamilan tersebut posisi janin sudah bagus sehingga jika ibu hamil banyak berjalan, maka bagian bawah janin akan masuk ke pinggul. Selain itu itu otot-otot bagian panggul dan paha ibu hamil juga semakin kuat yang nantinya hal ini akan lebih memudahkan saat proses persalinan bayi.

Hindari Stress

Sebenarnya kehamilan adalah hal yang alamiah terjadi pada wanita. Jadi sebaiknya ibu hamil menjalankan kehamilannya dengan hati yang bahagia sehingga terhindar dari stress. Selain itu, berfikirlah yang positif serta lakukanlah kegiatan relaksasi sehingga ibu hamil merasa tenang.

(disarikan dari Mom&kiddie edisi 7)

Sponsored Link :

loading...

DMCA.com Protection Status