Cara Menghilangkan Rasa Sakit Hati dan Kecewa secara Cepat

Siapapun pernah merasa sakit hati dan kecewa. Meski mungkin itu hanya sekali seumur hidupnya. Mungkin sakit hati karena ditolak cinta, kecewa karena gagal meraih sesuatu, atau merasa sakit hati karena kehilangan orang yang dikasihi. Ya, begitulah hidup. Ada saat kita senang, ada juga saat kita harus merasa kecewa. Jika teman-teman sedang merasakan kondisi yang negatif itu saat ini, ada cara menghilangkan rasa sakit hati serta kecewa secara cepat.

cara menghilangkan rasa sakit hati

(c) shutterstock.com

Benar… rasa sakit hati ataupun kecewa itu sebaiknya tak berlarut-larut. Sebab itu akan mengganggu hidup kita. Sementara di depan sana, perjalanan hidup kita masih panjang. Tentu boleh saja jika kita ingin bersedih, karena mungkin baru saja ditinggal pacar atau karena sebab lainnya. Namun itu bukan alasan kalau kita harus terus bermuram-durja dan mengurung diri selamanya. Sebab seolah kita merupakan orang yang paling teraniaya di dunia ini. Oleh karena itu, tips menghilangkan rasa sakit hati dan kecewa yang pertama adalah dengan menerima kenyataan yang terjadi. Terimalah seburuk apapun kenyataan itu, meski kita pasti tak mengharapkannya. Tak perlu menolak kenyataan yang terjadi, sebab itu justru akan membuat rasa sakit hati dan kecewa kita tak berkesudahan.

Kemudian, tips bagaimana menghilangkan rasa sakit hati dan kecewa berikutnya adalah mulailah menatap ke depan. Apa yang telah terjadi sebelumnya bukan lantas membuat kita surut melangkah. Sebaliknya, kita perlu terus melangkah untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Mungkin saja kita gagal untuk meraih prestasi dalam kejuaraan yang kita ikuti. Namun itu bukan alasan untuk kemudian kita menjadi mandeg dan berhenti berusaha. Para pemenang selalu lahir dari sosok yang tak pernah menyerah, sesulit apapun tantangan yang dihadapi. Mungkin saja cinta kita ditolaknya yang membuat hati ini sakit. Namun kita harus bangkit sebab kita yakin ada cinta yang lebih baik yang telah ditakdirkan-Nya pada kita.

Mungkin ada kalanya kita perlu meluapkan emosi sebagai cara menghilangkan rasa sakit hati itu. Jika itu diperlukan, lakukanlah. Mungkin kita perlu menangis sejadi-jadinya. Lakukan itu. Mungkin juga kita perlu meluapkan rasa kecewa itu dengan memukul sansak atau pelepah pisang. Jika itu dianggap bisa membuat kita lega, lakukan saja. Yang penting setelahnya, kita tak terbebani lagi dengan peristiwa itu. Kita telah menjadi pribadi yang baru yang siap melangkah kembali untuk menggapai mimpi-mimpi kita. Pengalaman yang terjadi justru membuat kita menjadi pribadi yang kokoh. Ambil hikmah dari peristiwa yang terjadi. Semakin cepat kita bangkit dari rasa sakit hati dan kecewa itu, maka semakin banyak waktu yang kita miliki untuk fokus membangun masa depan kita dan bukan terpaku pada pengalaman buruk itu. Ketika saatnya sesuatu tak lagi bisa kita miliki, biarkanlah ia pergi. Dan kita terus melangkah pada apa yang kita tuju, selangkah demi selangkah.(Ayla/Idr)


DMCA.com Protection Status