Tips Memilih Produk Pencerah Wajah Yang Berijin Resmi BPOM

Belakangan ini, semakin marak produk-produk pemutih wajah yang mengelu-elukan bahwa produk mereka yang paling aman dan bagus. Umumnya mereka menjual dengan harga yang lebih murah dari yang lain, atau bahkan mereka menjual mahal produk pemutih yang berbahaya tersebut untuk menghilangkan keraguan para calon konsumennya. Dengan memilih produk pencerah wajah yang berijin resmi BPOM, anda dapat memastikan apakah produk pencerah wajah tersebut aman atau tidak.

tips memilih produk pencerah wajah

(c) shutterstock.com

Badan Pengawas Obat dan Makanan bertugas mengawasi peredaran kosmetik juga di Indonesia. Setiap produsen obat dan makanan, termasuk produsen produk pencerah wajah wajib mendaftarkan produknya pada Badan POM untuk diperiksa, apakah zat-zat yang terkandung di dalamnya berbahaya. Jika BPOM sudah mengeluarkan nomor perijinan, berarti produk tersebut sudah aman untuk konsumen.

Mengapa harus memilih produk pencerah wajah yang berijin resmi BPOM? Karena produk pencerah wajah yang tidak memiliki ijin dari Badan ini dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya yang berdampak buruk pada kulit wajah, maupun kesehatan bila digunakan dalam jangka panjang. Adapun beberapa zat berbahaya yang biasanya terkandung pada produk pemutih wajah abal-abal sebagai berikut:

Merkuri

Merkuri adalah zat sejenis logam, atau biasa dikenal dengan air raksa. Merkuri sama sekali tidak boleh digunakan pada kulit, karena pada produk pemutih berbahan merkuri bekerja dengan mengikis dan mematikan sel kulit termasuk produksi melanin (yang menyebabkan warna gelap pada kulit), sehingga kulit kelihatannya putih tetapi pucat. Melanin sendiri dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV, apabila melanin hilang makan kulit rentan terkena kanker kulit. Karena jenis logam, merkuri yang masuk dan mengendap pada ginjal bisa mengakibatkan gagal ginjal, sedangkan bila masuk pada kandungan ibu hamil bisa mengakibatkan cacat pada janin bahkan keguguran.

Hydroquinon

Hampir sama dengan cara kerja merkuri, hidroquinon juga bekerja mematikan sel yang menghasilkan melanin, sehingga kulit terlihat lebih putih. Meski penggunaannya boleh itu pun hanya 2% dari bahan krim pencerah dan harus seijin dokter, juga tidak boleh digunakan dalam waktu lama karena bisa mengakibatkan kanker kulit.

Steroid

Steroid untuk obat dermatitis hanya dalam waktu 3 bulan dan tidak untuk jangka waktu lama, karena bisa menurunkan kekebalan tubuh sehingga mudah terserang virus. Penggunaan steroid pada wajah bisa menipiskan wajah, tumbuh bulu bulu halus, pelebaran pembuluh kapiler (biasanya berbentuk seperti cacing merah pada) pada wajah, dan sebagainya.

Kalau sudah tahu bahayanya, mulai sekarang pilihlah produk pencerah wajah yang berijin resmi BPOM. Tetapi tetap saja meskipun anda sudah memilih produk pencerah wajah yang berijin resmi BPOM, namun anda harus tetap berhati hati. Ini karena banyak produsen dan distributor nakal yang memalsukan nomor BPOM untuk mengelabuhi calon pembeli. Anda patut mengecek keaslian nomor BPOM yang tercantum di kemasan pada www.pom.go.id, yang merupakan website resmi Badan POM. Pastikan nama perusahaan, dan merk nya sudah benar.(Ayla/Ven)


DMCA.com Protection Status