Info Tips

Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Setelah Makan Besar

63
×

Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Setelah Makan Besar

Share this article

Hei kamu, pernahkah kau merasakan beban dan kelemahan setelah makan besar? Bingung mengapa energimu habis begitu saja dan kamu merasa lelah? Terkadang, kebiasaan buruk yang kita lakukan setelah makan besar dapat mempengaruhi kesehati-tubuh kita secara keseluruhan. Maka, ayo kita bahas kebiasaan-kebiasaan buruk yang harus dihindari setelah makan besar agar kamu bisa merasa lebih energik dan sehat!

Menghindari Aktivitas Fisik Berat

Aktivitas Fisik Berat setelah makan besar

Begitu perut kita dipenuhi oleh makanan yang lezat dan menggugah selera, tubuh kita akan mengalami peningkatan aliran darah ke sistem pencernaan untuk mencerna makanan tersebut. Akibatnya, jika langsung melakukan aktivitas fisik yang berat setelah makan besar, aliran darah yang seharusnya membantu mencerna makanan akan teralihkan ke otot-otot yang digunakan selama aktivitas tersebut. Hal ini dapat menyebabkan perut kembung, perasaan tidak nyaman, dan bahkan dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera.

Mencegah Minum Teh atau Kafein Tinggi

Minum Teh atau Kafein Tinggi setelah makan besar

Sungguh menggoda jika kita segera meminum secangkir teh atau kopi setelah makan besar. Namun, sebenarnya minuman yang mengandung kafein dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan yang kita konsumsi. Zat besi adalah nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membantu dalam produksi sel darah merah. Jika penyerapannya terhambat, tubuh kita dapat mengalami kekurangan zat besi. Karenanya, lebih baik menunggu beberapa waktu setelah makan sebelum kamu meminum minuman teh atau kafein tinggi.

Jangan Merokok Setelah Makan Besar

Merokok setelah makan besar

Bagi kamu yang merokok, ada baiknya menghindari kebiasaan ini setelah makan besar. Merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan secara umum, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas pencernaan kita. Merokok setelah makan dapat menyebabkan perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, rokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit perut seperti tukak lambung dan kanker.

Makanan Pedas dan Asam Tinggi

Makanan Pedas dan Asam Tinggi setelah makan besar

Jika kamu menyukai makanan pedas atau asam, lebih baik menghindarinya setelah makan besar. Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, menyebabkan perut kembung dan meningkatkan risiko terjadinya refluks asam lambung. Sementara itu, makanan asam tinggi seperti tomat dan jeruk dapat memicu produksi asam lambung secara berlebihan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada. Keduanya dapat mengganggu pencernaan kita dan membuat kita merasa tidak nyaman setelah makan besar.

Makanan Manis Berlebihan

Makanan Manis Berlebihan setelah makan besar

Poof! Siapa yang tidak tergoda oleh makanan manis setelah makan besar? Namun, mengonsumsi makanan manis berlebihan setelah makan besar dapat membuat tubuh kita mengalami lonjakan gula darah yang tinggi, diikuti kemudian oleh penurunan yang tajam. Hal ini dapat membuat kita merasa lelah, lesu, dan kurang berenergi. Lebih baik menghindari makanan manis berlebihan setelah makan besar agar kita tetap merasa bertenaga dan seimbang.

Persiapkan Tidur yang Cukup

Persiapkan Tidur yang Cukup setelah makan besar

Sesekali, setelah makan besar, kita dapat merasakan kantuk yang datang secara tiba-tiba. Jangan pernah abaikan kebutuhan tidur yang cukup setelah makan besar. Tidur yang cukup merupakan waktum waktu yang dibutuhkan tubuh kita untuk memulihkan diri. Ketika kita tidur, tubuh kita melaksanakan proses regenerasi sel dan pengaturan metabolisme, sehingga kita dapat merasa lebih segar dan bertenaga keesokan harinya.

Nah, itulah beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari setelah makan besar. Meskipun terkadang sulit untuk menahan godaan, tetapi dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, kita dapat menjaga kesehatan pencernaan dan mendapatkan energi yang lebih baik. Jadi, bagaimana jika kita mulai mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk itu mulai sekarang? Mari kita jaga kesehatan tubuh kita bersama!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *